Santara platform beli saham UMKM pertama terdaftar di OJK

Sicemongfinance.com - Belakangan ini sektor UMKM indonesia perlahan-lahan mulai menggeliat sehingga berbagai platform digital tidak mau ketinggalan untuk mengambil bagian dari industri ekonomi kreatif ini dari yang sebelum ini ada Go-Food kini juga telah lahir platform equity crowdfunding atau layanan urun dana melalui penawaran saham berbasis teknologi informasi. Dan sejauh ini, satu-satunya pemain yang telah memperoleh izin dari Otoritas Jasa Keuangan adalah Santara.

Santara sendiri disini mengambil bagian sebagai MI atau manager Investasi dimana tugas santara adalah menghubungkan antara pemodal dan penerbit saham, sekaligus mengurus setiap aliran dana yang masuk dari para pemodal dan laporan2 keuangan lainya.

Semenjak dirilis hingga saat ini santara telah berhasil memilih dan menerbitkan 15 Bisnis dan 14 diantaranya semua surat saham telah terjual habis dengan total jumlah investasi dari Ratusan Juta hingga Miliaran Rupiah.Bahkan ada ribuan bisnis yang telah mendaftar disantara, dengan seleksi yang ketat tentunya santara sendiri sangat berhati2 untuk memilih bisnis manakah yang layak untuk diterbitkan.

Kisah santara di blacklist dan masuk daftar investasi bodong 

Ketia Santara baru berjalan dua bulan, sekitar September 2018, Reza harus berhadapan dengan OJK terkait praktik bisnisnya. Situs harus ditutup dan masuk ke internet positif sampai mengantongi surat tanda terdaftar. “Ini cukup menyakitkan karena kita masuk berita dan disebut sebagai investasi bodong.”
Komplain pun sempat dia layangkan ke Satgas Investasi, mengapa tidak ada peringatan sebelumnya. Pihak Satgas menjelaskan Santara tidak bisa beroperasi sebelum buat izin, sampai itu terbit bisnis harus ditutup.

“Kita mau comply dengan aturan, tapi model bisnis kita beda dengan IKD karena kita ini patungan untuk kepemilikan saham. Namun, posisinya saat itu POJK 37 tentang ECF masih berupa RPOJK jadi belum bisa urus izin. OJK melihat kami bisa jadi case study sebelum menerbitkan POJK.”
Pihaknya harus berkoordinasi dengan OJK bagian pasar modal dan diundang beberapa kali ke Jakarta untuk presentasi tentang bisnis mereka. Akhirnya OJK meresmikan aturan ECF pada tepat pada akhir tahun 2018.

Santara menjadi startup ECF pertama yang terdaftar di bawah payung hukum ini. Akan tetapi, perjuangan belum berhenti. Sebab, Satgas masih belum mengizinkan Santara beroperasi.
OJK ingin belajar dari kesalahan sebelumnya, bila di p2p lending, startup yang sudah terdaftar boleh beroperasi kembali, namun tidak kenyataannya untuk ECF. “Ternyata ECF itu enggak cukup buat terdaftar saja harus langsung punya izin. OJK itu ingin belajar dari kasus p2p lending banyak yang terdaftar tapi ada yang bermasalah.”

Kabar ini berdampak buruk buat internal perusahaan. Karyawan banyak yang resign, dari awalnya sekitar 50 orang kini hanya tersisa 30 orang saja. Tidak ada pemasukan dari Januari hingga Agustus 2019, artinya Reza dan tim harus putar otak untuk cari penghasilan tambahan.
Mereka memutuskan untuk membuat buku bisnis mengenai scale up. Menumpahkan seluruh pengalaman sebelum mendirikan Santara dalam buku tersebut dan Reza mengklaim laku keras. Hanya lewat jualan buku ini seharga Rp650 ribu, Santara berhasil menutup biaya overhead.
“Kami tidak berhutang ke sana ke mari ketika bisnis kami di-freeze. Sepanjang waktu itu internal kita benar-benar goyang. Proses recovery-nya ini panjang.”

Seiring berjalan waktu, Santara tetap membekali diri dengan berbagai persyaratan yang diminta OJK agar dapat menerima izin. Regulator menekankan mereka ingin startup tetap menjaga sistem, server berlokasi di Indonesia, semua data aman, dan sistem memenuhi CIA (Confidentiality, Data Integrity, Availability).

Startup ini juga melengkapi persyaratan untuk mendapat ISO 27001 dan tes ketahanan sistem yang diuji oleh pihak ketiga. Maksudnya untuk bantu berikan OJK pendapat kedua mengenai komitmennya dalam melindungi kepentingan konsumen.
“Karena kita berhasil membuktikan CIA, ini jadi alasan mereka untuk memberikan kita izin pada awal bulan ini. Senang sekali saat situs akhirnya di unblock.”

Perjalanan ini akhirnya mendorong OJK untuk menitahkan Santara mendirikan asosiasi khusus ECF. Di situ, Santara bisa berbagi pengetahuan kepada sesama pemain. Secara total, saat ini ada sembilan startup yang bergerak di ECF. Kebanyakan mereka berlokasi di Jakarta.
“Teman-teman setuju, supaya pas untuk bantu mereka memenuhi izin, sekarang masih koordinasi.”
Share this with short URL Get Short URLloading short url

Related posts

THE BEST ARTICLES


EmoticonEmoticon